Media sosial adalah medium di internet yang memungkinkan pengguna merepresentasikan dirinya maupun berinteraksi, bekerja sama, berbagi, dan berkomunikasi dengan pengguna lain untuk membentuk ikatan sosial secara virtual.

Media sosial yang sering masyarakat gunakan meliputi; Instagram, Facebook, Twitter, Line, dan lain-lain. Selain itu, media sosial menjadi salah satu sarana terbaik bagi seseorang untuk melakukan personal branding guna membangun citra diri di hadapan publik.

Namun, apakah yang dimaksud dengan personal branding? Dan bagaimana cara membangun personal branding di media sosial? 

Personal branding

Picture on campusmedia.id

Pada dasarnya, manusia memiliki kebiasaan untuk menilai sesuatu dari luar seperti bagaimana cara berpakaian, bertutur kata, dan lain-lain. Nah, oleh sebab itu individu perlu membangun personal branding yang baik.

Siapapun tentunya membutuhkan personal branding, baik itu pengusaha, graphic designer, konten kreator, penulis, peneliti, mahasiswa, influencer dan lain-lain. Personal branding juga merupakan salah satu cara yang sering orang gunakan untuk membangun citra mereka di sosial media, apalagi saat ini media sosial menjadi salah satu kebutuhan masyarakat yang tidak dapat dihilangkan. 

Melansir dari databoks, terdapat 150 juta pengguna media sosial di Indonesia, sehingga penting sekali untuk membangun personal branding yang baik karena penilaian orang terhadap pribadi seseorang dapat dilihat dari perilaku mereka di sosial media.

Namun, bagaimana caranya untuk membangun personal branding yang baik di media sosial? 

Ini dia 5 tips yang dapat kamu gunakan untuk membangun citra diri yang positif di hadapan publik.

Tips Membangun Personal Branding di Media Sosial

Picture by Imam Budianto on Winstarlink

1. Menentukan target audience

Sebelum kamu mengunggah sebuah konten di sosial media, kamu perlu menentukan terlebih dahulu siapa target audience yang ingin kamu dapatkan. Kamu dapat membuat perkiraan terkait rentang usia, apakah kamu ingin menarik perhatian anak-anak, remaja, atau orang dewasa. Setelah menentukan rentang usia, kamu dapat mulai memikirkan waktu pengunggahan konten.

Contohnya jika kamu menargetkan orang dewasa untuk kontenmu maka waktu yang tepat untuk mengunggah konten adalah pukul lima sore hingga malam hari. 

2. Konsisten dalam membuat konten

Jika kamu ingin membangun personal branding yang baik, kamu perlu berkonsisten dalam membuat dan mengunggah konten. Misalnya, kamu ingin menjadi seorang beauty vlogger, maka akan lebih baik apabila kamu terus mengunggah konten terkait kecantikan seperti makeup dan skincare.

Kamu bisa mencontoh Tasya Farasya yang berhasil membangun personal branding di media sosial sebagai beauty vlogger.

3. Menggunakan nama yang sama disemua platform

Memakai nama yang sama di semua sosial media sangat berguna untuk membangun personal branding. Selain itu, publik akan lebih mudah mencari dan mengingat namamu ketimbang kamu menggunakan nama yang berbeda-beda. 

Kamu bisa memakai nama yang unik supaya lebih menarik, tak lupa gunakan informasi dan foto asli dirimu.

4. Gunakan media sosial yang tepat

Seringkali seseorang menggunakan banyak media sosial dengan pemikiran akan lebih mudah dalam membangun personal branding, padahal seharusnya mereka fokus kepada sosial media yang sesuai dengan passion mereka. Misalnya, kamu ingin membuat konten tentang makanan, maka kamu dapat menggunakan media sosial seperti Instagram, Youtube, dan TikTok. 

5. Bangun relasi di media sosial

Jika kamu telah menggunakan segala cara untuk membangun personal branding di hadapan publik namun tidak berjalan baik, mungkin karena kamu kurang membangun relasi dengan orang lain. Cobalah untuk mengikuti komunitas yang sesuai dengan minat mu. 

Contohnya, jika kamu adalah seorang food blogger, maka kamu dapat mengikuti grup yang berisikan para food blogger sehingga kamu bisa bertukar informasi dengan anggota lain.

6. Memiliki etika yang baik

Salah satu cara untuk meningkatkan personal branding adalah dengan memiliki etika yang baik di hadapan publik, terlebih lagi jika kamu tidak mengenal satu persatu pengikutmu. 

Cobalah untuk memiliki sikap yang baik, santun, ramah, dan interaktif. Hindari mencari masalah dengan orang lain, apalagi sampai saling menyindir di media sosial, sebab hal tersebut sangat mempengaruhi reputasimu.