Photo by Gordon Cowie on Unsplash

Sebagai pemula yang suka fotografi menggunakan kamera analog harus tahu ada berapa alat yang perlu disiapkan saat mengambil objek di indoor dan outdoor, salah satunya menggunakanberbagai macam alat lighting. Mari kita simak pemahamannya: 

1. Continues Lighting

Photo by https://awpro.tv/ 

Di bagian ini continuous Lighting adalah cahaya buatan yang terus menerus menyala. Pilihan lighting yang biasa digunakan diantaranya ada cahaya tungsten, LED dan sumber cahaya yang terus-terus menyala. Continuous lighting dengan memberikan rasa “cinematic” ke dalam video maupun foto. Selain itu Continuous light memberikan fleksibilitas untuk untuk menggunakan satu cahaya dan memudahkan menangkap gerakan-gerakan untuk potret.

2. Flash Lighting

Photo by https://www.colesclassroom.com/ 

Adalah alat lighting yang memiliki sumber cahaya buatan yang menyala sekejap, dengan menggunakan lampu flash eksternal, cahaya flash yang dihasilkan ini tergolong dalam artificial light atau cahaya buatan, selain flash eksternal, biasanya fotografer juga menggunakan continuous light semacam lampu LED atau tungsten.Perbedaan keduanya tentu jika lampu flash sinarnya hanya sekejap, sedangkan lampu LED tadi sinarnya terus menerus. Oleh karena itu ada perbedaan juga dalam settingan kamera saat menangani jenis cahaya yang berbeda ini.

3. Light Meter Internal 

Photo by https://kaoskhaki.wordpress.com/ Alex desain

Pada bagian ini lightmeter internal sering ada di kamera analog,kamera DSLR dan jenis kamera lain. Lalu kebutuhan dari adanya light meter pada kamera itu sebagai penentu berapa jarak dari cahaya yang masuk ke kamera dengan menyesuaikan diafragma. Sedangkan menggunakan kamera modern untuk memiliki light meter bawaan yang memudahkan fotografer untuk membuat hasil foto yang benar tanpa peralatan terpisah. Kamera modern memiliki light meter bawaan yang memudahkan fotografer untuk membuat foto dengan exposure yang benar tanpa 

4. Light Meter Handheld

Photo by Billy Freeman on Unsplash

Alat handheld meter adalah peralatan terpisah untuk mengevaluasi intensitas cahaya dan menghitung exposure. Singkatnya, itu menghitung nilai aperture dan shutter yang perlu kamu pasang pada kamera untuk mendapatkan exposure yang benar dari scene yang dihadapi. Itu dapat juga menyediakan seluruh kombinasi aperture dan shutter yang cocok dengan nilai exposure. Adanya alat light meter handheld di desain secara terpisah, karena digunakan untuk menghasilkan foto yang sangat baik. Menggunakan light meter harus menghitung dengan tepat tingkatan cahaya yang masuk dalam pengambilan gambar dengan mengaitkan setting shutter dan aperture untuk menghasilkan gambar dengan exposure yang benar.

Dari adanya keempat perlengkapan lighting yang  dapat digunakan dengan kamera analog teman-teman mendapatkan informasi yang bermanfaat, selain itu dapat membaca artikel lain mengenai kamera analog 4 Rekomendasi Roll Film Lokal Untuk Fotografi Analog