Web Decveloper
unsplash

Web developer sekarang menjadi pekerjaan yang lagi ngetren saat ini. Karena gaji yang ditawarkan sangat menggoda. Jam kerjanya yang fleksibel membuat anak muda jaman now pengen kerja di bidang tersebut.

Saat ini semua serba canggih, semua informasi bisa kita dapatkan melalui sebuah website. Fungsi web saat ini sangatlah beragam, mulai dari penjualan produk, berita, search engine, dan masih banyak lagi. Pasti website suatu saat akan mengalami suatu masalah seperti website lemot, ngedown, serangan hacker, User Experience. Nah, disini seorang web developer memiliki tugas yang sangat penting.

Kali ini Kinaja akan menjelaskan apa sih itu web developer,  job description, tanggung jawab, dan skill yang dimiliki.

Apa itu Web Developer?

Web Developer
Photo by NBCnews

Web developer bertanggung jawab untuk memprogram kode yang ‘memberi tahu’ situs web supaya berfungsi. Mereka membangun situs web yang ‘user friendly’, yang berarti mereka mudah dinavigasi bagi mereka yang menggunakannya. 

Mereka juga membangun fungsi dalam situs web misalnya, formulir untuk menangkap email atau untuk menyediakan buletin, paywall untuk menangkap detail pembayaran, atau pesan untuk berterima kasih kepada pelanggan atas bisnis mereka.

Apa Saja yang dilakukan Web Developer?

Web Developer
Photo by istock

Web developer memahami bagaimana komputer dan server web beroperasi. Mereka juga sangat akrab dengan banyak program perangkat lunak, aplikasi web dan bahasa pemrograman web, seperti hypertext markup language (HTML), JavaScript (JS), Ruby on Rails, dan C++.

Pengembangan web dapat dibagi menjadi tiga bagian: 

  1. kode yang dijalankan di browser web dan menentukan apa yang akan dilihat pelanggan atau klien saat mereka membuka situs web (client-side scripting).
  2. kode yang dijalankan di server web dan mendukung mekanisme di balik layar tentang cara kerja situs web (skrip sisi server)
  3. teknologi basis data, yang membantu menjaga agar situs web tetap berjalan dengan lancar dan efisien. Proyek web skala besar sering membagi tugas ini di antara beberapa pengembang web.

Developer dibagi menjadi beberapa bagian, beberapa diantara mereka mungkin fokus pada pengaturan bagian belakang situs (pengembang back-end) sementara yang lain mungkin fokus pada sisi klien untuk menambahkan gaya dan fungsionalitas ke situs web itu sendiri (pengembang front-end). 

Job description yang dimiliki biasanya sangat berfokus pada proyek dan melibatkan kolaborasi dengan tim orang yang membantu mengkoordinasikan kebutuhan klien dengan produk akhir.

Job desc mungkin termasuk pertemuan dengan klien untuk mendiskusikan kebutuhan dan persyaratan mereka untuk sebuah situs web atau mendiskusikan bagaimana menjaga agar situs web mereka tetap berfungsi dan up-to-date. 

Pengembang web membangun tata letak situs web, membuat halaman beranda yang menarik secara visual dan desain yang ramah pengguna, dan terkadang dapat menulis konten untuk situs web. Setelah situs web aktif dan berjalan, pengembang memastikan situs berfungsi di semua browser web, menguji dan memperbarui sesuai kebutuhan.

Jenis-jenis pengembang web:

  1. Front End Developer

Pengembang front-end mengkode ujung depan situs web. Sementara desain web adalah tampilan situs web, pengembangan ujung depan adalah bagaimana desain itu diimplementasikan di web. Dengan mengintegrasikan bahasa markup, desain, skrip, dan kerangka kerja, pengembang front-end menciptakan lingkungan untuk semua yang dilihat, di klik, dan disentuh pengguna.

  1. Back-End Developer

Pengembang back-end membangun dan memelihara teknologi yang dibutuhkan untuk memberi daya pada komponen yang memungkinkan sisi situs web yang menghadap pengguna ada. Kode back-end mereka menambahkan utilitas untuk semua yang dibuat oleh desainer front-end.

  1. Full Stack Developer

Pengembang tumpukan penuh memahami bagaimana setiap bagian dari proses pengembangan web berlangsung dan dapat memandu strategi dan praktik terbaik. Pengembang ini akan memiliki peran yang semakin penting dalam pengembangan web masa depan, dan mampu melihat ‘gambaran besar’. Mereka memiliki pengetahuan tentang sisi server serta pengalaman pengguna sisi klien.

  1. Pengembang JavaScript

JavaScript (JS) adalah jenis bahasa pemrograman web yang didukung di semua browser dan alat web, dan merupakan bahasa yang memberikan kendali dan kekuatan kepada pengembang JavaScript untuk membuat, meningkatkan, dan memodifikasi situs web. Meskipun pengembang JavaScript biasanya bekerja di front-end, bahasa pemrograman itu sendiri tidak terbatas pada penggunaan front-end saja.

Lingkungan Kerja Pengembang Web

Seorang web developer dapat bekerja penuh atau paruh waktu di departemen teknologi atau dapat memilih untuk menjalankan pekerjaannya di rumah. Beberapa pengembang web melepaskan keterampilan mereka ke berbagai organisasi, sementara yang lain memilih untuk mengalihdayakan keterampilan mereka ke organisasi dengan menggunakan keahlian mereka untuk bertindak sebagai konsultan atau pekerja independen.